Rabu, Agustus 20, 2008

REPOTNYA DITINGGAL PEMBANTU PULANG KAMPUNG

REPOTNYA DITINGGAL PEMBANTU PULANG KAMPUNG

Pengalaman Ibu Astuti, Karyawati, Ibu tiga anak, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sehari-hari Ibu Astuti bekerja sebagai karyawati swasta ini sangat bergantung kepada pembantu dan pengasuh anaknya. Masing-masing anak memiliki seorang suster pengasuh, jadi semua ada 3 orang suster. Disamping itu ia memperkerjakan seorang pembantu perempuan yang bertugas untuk memasak dan seorang pembantu laki-laki untuk bersih-bersih rumah & merawat tanaman.

Dapat dibayangkan betapa repotnya Ibu Astuti ketika ke 5 pembantu & suster pulang kampung??

Ibu Astuti mendengar Yayasan Karya Bangsa (YKB) dari sepupunya dikawasan Pondok Indah yang telah memakai jasa baby sitter dari YKB. Alhasil Ibu Astuti dapat melewati hari-hari menjelang dan setelah Idul Fitri 2007 dengan nyaman tanpa kerepotan. Ibu Astuti memakai jasa YKB 20 hari sampai dengan ke 2 orang suster pengasuhnya kembali bekerja. Terima Kasih Ibu Astuti, Kami menunggu pendaftaran Ibu Kembali di tahun ini.


Pengalaman Ibu Yeni, Ibu Rumah Tangga, Ibu dua anak, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Sebelumnya Ibu Yeni mempunyai 2 orang pembantu rumah tangga, namun 10 hari sebelum Idul Fitri 2007 , ke 2 pembantunya ini sudah dijemput untuk pulang kampung. Ibu Yeni baru saja melahirkan anak kedua, Ibu mertua serta kakak ipar dan keluarga datang dari Pontianak untuk menjenguk dan berlibur.

Ibu Yeni sangat kerepotan mengurus bayi, anak dan rumah tangganya.

Ibu Yeni mendengar Yayasan Karya Bangsa (YKB) dari Internet, dan langsung mendaftar untuk jasa infal selama 25 hari, alhasil Ibu Yeni tidak kerepotan mengurus keluarganya. Kami menunggu kembali pendaftaran Ibu di tahun ini.

0 komentar: